.

     

Profil

PT. PERTANI (PERSERO) Merupakan Badan Usaha Milik Negara, dibentuk tahun 1959 sebagai pionir yang fokus pada sektor pertanian. Dari waktu ke waktu perseroan telah memainkan peran penting sebagai garda terdepan dalam mendukung program pemerintah disektor pertanian. Melalui peran tersebut perseroan tumbuh dan berkembang menjadi pelaku utama nasional dibidang agribisnis yang memproduksi, mengadakan dan memasarkan sarana produksi dan komoditi pertanian. Berbeda dari tahun sebelumnya, ketahanan pangan terus berkembang menjadi isu global dan menempati prioritas terdepan dan agenda pembangunan. Indonesia secara konsisten mendorong potensi sektor pertanian sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus ketahanan pangan nasional. Sesuai Strategic Direction pemegang saham perseroan diposisikan sebagai BUMN yang fokus pada usaha PERGABAHAN untuk mendukung ketahanan pangan nasional, Fokus usaha ini mendorong perseroan mereposisi diri untuk memperkuat kinerja dengan membangun kopetensi bisnis inti sebagai pusat pergudangan Agribisnis sekaligus Pusat Resi gudang.


DEWAN KOMISARIS

1. Joko Sombodo                  - Komisaris Utama

2. Mochamad Safri Sabit     - Komisaris

3. Reinhard Parapat             - Komisaris Independent

Dewan Direksi

1. Wahyu                                  - Direktur Utama

2. Poernomo                           - Direktur Keuangan dan SDM

3. Maryadi                               - Direktur Operasional



Struktur Organisasi


Kopentensi Perusahaan

Perseroan telah memposisikan kopetensi inti bisnis sebagai pusat pergudangan agribisnis dan pusat resi gudang, dengan cakupan bisnis meliputi kegiatan on farm (sarana produksi pertanian , peralatan mesin pertanian dan pengelolaan lahan pertanian) dan kegiatan bisnis off-farm(pengelolaan produk pertanian, pengelolaan pergudangan dan pengelolaan asset)






Visi

Menjadi Perusahaan Agribisnis nasional terdepan dan terpercaya



Misi


1. Menghasilkan sarana produksi dan komoditi pertanian serta jasa yang     bermutu dan berdaya saing.

2. Memasarkan sarana produksi dan komoditi pertanian serta jasa ayang     bermutu dan berdaya saing


3. Mendukung peningkatan kesejahtraan petani dan kelestarian      

   lingkungan untuk menghasilkan produksi yang tinggi dan serta 

    berperan aktif dalam ketahanan pangan nasional