Your cart is empty


PROFIL PT. PERTANI (PERSERO)


PT. PERTANI PERSERO Merupakan Badan Usaha Milik Negara yang dibentuk sejak tahun 1959 sebagai pionir yang fokus pada sektor pertanian. Dari waktu ke waktu, perseroan telah memainkan peran tersebut, perseroan tumbuh dan berkembang menjadi pelaku utama nasioan di bidang agribisnis yang memproduksi, mengadakan serta memasarkan sarana produksi dan komoditi pertanian.

Berbeda dari tahun sebelumnya, ketahanan pangan terus berkembang sebagai isu global dan menempati prioritas terdepan dari agenda pembangunan. Indonesia secara konsisten mendorong potensi sektor pertanian sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus ketahanan pangan nasional.

Sesuai strategis direction pemegang saham, perseroan diposisikan sebagai BUMN yang fokus pada usaha pergabahan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Fokus usaha ini telah mendorong  perseroan mereposisi diri untuk memperkuat kinerja dengan membangun kompetensi bisnis inti sebagai perusahaan agribisnis nasional


SEJARAH PT. PERTANI (PERSERO)


1959

Didirikan Badan Perusahaan Produksi dan Pembukaan Tanah (BMPT) berdasarkan Undang-undang Darurat No. 1/1959 tanggal 14 Januari 1959

1960

BMPT diubah menjadi Badan Pimpinan Umum Perusahaan Pertanian Negara (BPU Pertani)

1963

BPU Pertani diubah menjadi Perusahaan Pertanian Negara (PN Pertani)

1973

Status PN Pertani ditingkatkan menjadi perseroan terbatas dengan nama PT Pertani (Persero)

1988

Dilakukan perubahan terhadap anggaran dasar Perseroan oleh notaris Imas Fatimah, SH

2002

Perubahan terhadap anggaran dasar Perseroan oleh notaris Mintarsih Natamihardja, SH

2003

Dibentuk Strategis Bussiness Unit Perberasan dan Holtikultura dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan

2007

PT Pertani (Persero) ditugaskan melakukan public service obligation (PSO) bibit unggul ke petani

2008

Perseroan merintis usaha pergudangan dengan sistem Resi Gudang (SRG) dengan mendirikan Unit Pergudangan di Haurgeulis, jawa Barat

2010

Membangun Manajemen sistem informasi yang terintegrasi (ERP) dan merintis pengembangan jaringan Toko Pertanian Swalayan Indonesia (TOPSINDO)

2011

Perseroan berpartisipasi dalam Gerakan  Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K)

2012

Memposisikan fokus bisnis menjadi pusat pergudangan agribisnis