Get Adobe Flash player

(Berita Daerah - Jawa) Panen padi Musim Tanam (MT) Rendeng disambut muka kecut oleh petani di Indramayu, Jawa Barat lantaran panen padi kali ini dibarengi anjloknya harga gabah. Harga gabah sebelum panen padi berlangsung lebih dari Rp5.000 per Kg untuk gabah kering simpan, namun setelah panen mulai merata di sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu harganya terjun bebas menjadi hanya Rp3.200 per Kg kualitas gabah kering simpan.

Anjloknya harga gabah sekarang ini karena berlaku hukum ekonomi, dimana jumlah barang melimpah maka harga akan turun. “Harga gabah terus turun. Beberapa waktu yang lalu harganya masih Rp4.500 per Kg gabah kering simpan kini turun drastis menjadi Rp.3.200 per Kg gabah kering simpan,” kata Rakila 54 petani di Desa Bugel, Kecamatan Patrol.

Penurunan harga gabah terjadi berbarengan dengan semakin luasnya areal tanaman padi yang dipanen. Puncak masa panen kata petani berlangsung sekitar dua minggu lagi. Masih banyak sawah petani yang belum dipanen. Terutama di wilayah Kecamatan Sindang, Cantigi, Arahan, Balongan, Juntinyuat, Karangampel dan Krangkeng.

Mengingat harga gabah ditingkat petani di Indramayu sedang anjlok, banyak tengkulak gabah dari Karawang yang memborong gabah petani Indramayu. Tak pelak banyak hasil panen petani yang langsung dibawa tengkulak ke Karawang,

(sn/EA/bd-poskotanews.com)